Dari masa ke masa industri musik tanah air tidak pernah habis melahirkan talenta-talenta istimewa. Salah satunya adalah grup musik The Rollies. Sejak berdiri pada tahun 1967, The Rollies telah menghasilkan tidak kurang dari 18 buah album serta tampil di berbagai ajang pertunjukan musik hingga ke Singapura dan Bangkok. Dengan mengusung warna musik yang bertumpu pada brass section, The Rollies menawarkan karya-karya lagu yang segar dan berbeda. Tidak hanya piawai dalam memainkan alat musik, grup musik yang pernah menyabet penghargaan Kalpataru dari Menteri Emil Salim juga didukung oleh para personel yang memiliki karakter kuat, mulai dari (Alm) Gito Rollies, (Alm) Deddy Stanzah, Benny Likumahuwa, (Alm) Delly Rollies, Oetje F Tekol, TZ Iskandar, Didit Maruto hingga Jimmy Manopo.

Pada tanggal 27 hingga 29 Oktober 2017 ini, The Rollies melakukan sesi rekaman di Studio Lokananta. Selama kurang lebih 3 hari, para personel The Rollies merekam 8 buah lagu lama yang bercerita tentang Indonesia. Pada sesi rekaman kali ini selain menampilkan para personel lama, The Rollies juga didukung oleh Alfredo dan Martin (vokalis), Asrin (gitar) dan Nyong (keyboard). Kegiatan perekaman ini tidak dapat terlepas dari dukungan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.  Minimnya aktivitas pengarsipan karya-karya musik di Indonesia mendorong pihak Kemendikbud untuk terjun secara langsung dengan cara melakukan perekaman karya-karya lagu lama milik musisi-musisi legendaris Indonesia. Pemilihan The Rollies sendiri tidak dapat dilepaskan dari kiprahnya yang telah malang melintang selama lebih dari setengah abad. Dengan melakukan proses regenerasi, The Rollies terbukti masih terus eksis dan melahirkan karya-karya baru.

Melalui kegiatan ini, pihak Kemendikbud berharap bahwa eksistensi Lokananta sebagai salah satu aset budaya bangsa dapat terus dilanjutkan serta dikembangkan. Mewujudkan kerja kolaborasi dengan berbagai pihak baik musisi untuk terus berkreasi dan memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan seni budaya bangsa. Hal ini sejalan  dengan program Kemendikbud untuk terus menapaki kembali dan menjadikan Lokananta sebagai ruang kreatif bagi seniman Indonesia. Menurut rencana hasil rekaman The Rollies di Lokananta akan dirilis dalam bentuk piringan hitam. The Rollies juga akan menerbitkan buku yang bercerita tentang perjalanan karier mereka.

0 28