SLANK & LOKANANTA.

SLANK telah merampungkan sesi rekaman untuk full album ke 23 mereka di Studio Lokananta. Band yang digawangi Kaka, Bimbim, Ridho, Abdee, dan Ivanka ini berkegiatan di Lokananta selama lima hari penuh. Terhitung sejak Sabtu 2 Februari 2019, para crew dan sound engineer yang sudah datang terlebih dahulu mulai mengeset peralatan, dibantu oleh beberapa karyawan Lokananta. Esoknya, para personel sudah datang dan mulai sesi perekaman.

Pengerjaan album penuh selama lima hari menjadi rekor rekaman tercepat dalam perjalanan bermusik Slank. Band yang kondang dengan hits “Kamu Harus Pulang”, “Gara – Gara Kamu”, dan “Ku Tak Bisa” ini membenarkannya. “Kalau rekaman di Jakarta, temen – temen pada nyantai dan menyesuaikan mood. Ini di luar kota, di Lokananta Solo, kita harus kejar target lima hari kelar. Dan alhamdulillah-nya, mood temen – temen lagi bagus semua!”, kata salah seorang crew yang sedang asyik ngobrol dengan beberapa karyawan Lokananta yang stand by hingga malam.

Mengapa memilih Studio Lokananta untuk merekam album ke 23? Ivanka, bassist Slank mengatakan; selain bersejarah, Studio Lokananta adalah studio terbesar dan terhebat yang dimiliki oleh Indonesia. Hal ini dikatakan setelah Ivanka dengan penuh hikmat mendengarkan rekaman pidato Bung Karno di ruang Re-Mastering bersama salah seorang karyawan Lokananta; Bemby Ananto.

Personel Slank lainnya juga berpendapat sama. Bimbim dan Ridho berharap ke depannya bisa membawa dampak yang lebih baik untuk Lokananta. Slank ingin Lokananta kembali berjaya sebagai pabrik piringan hitam dan museum musik yang besar di Indonesia. Kaka, sang vokalis juga terlihat antusias bersepeda mengelilingi area Lokananta yang cukup luas.
Kamis 7 Februari, setelah sesi rekaman sudah kelar, Slank “sowan” ke Walikota Solo, bapak F. X. Hadi Rudyatmo. Siangnya balik ke Lokananta untuk berfoto ria bersama seluruh pengurus dan karyawan Lokananta. Esoknya mereka bertolak ke Bandung karena ada jadwal manggung.

0 10